Hari ini Jumat, 23 September 2011 teman baikku menikah. Nuni teman baikku akan menikahi Ricky yang juga teman sesama aku SMA dulu. Sepenggal kisah manis masih aku kenang bagaimana kita pernah berkhayal memiliki pernikahan impian kami masing-masing. Aku sangat bahagia untuknya, setidaknya aku melihat dia tersenyum manis dihari bahagianya dengan mengenakan gaun pernikahan indah yang pasti membuatnya tampak lebih cantik dari hari-hari biasanya.
Hubungan kami kurang baik beberapa bulan ini, akan tetapi aku tidak pernah mau untuk berspekulasi buruk mengenai hal mengapa kami seperti “jauh” sekarang ini. Mungkin, karena aku tidak memiliki apartment di Jakarta, mungkin aku tidak bisa mengikuti gaya hidupnya, mungkin juga aku yang terlalu sayang padanya sehingga kadang keluar kata keras diluar kendali ketika beberapa dia melakukan sesuatu hal yang terkadang aneh dan konyol. Mungkin aku terlalu jujur mengenai perasaanku. Aku akui.. Setidaknya dia bahagia sekarang memiliki teman-teman yang mau berada disekitarnya menuruti dan melindungi dia dari hal buruk. Aku bahagia untukmu Nuni.
Mungkin ketika akad pernikahan airmata bahagia melepas masa lajangmu tak bisa aku bendung. Mungkin aku terlalu naif untuk berbicara langsung denganmu kalau aku turut berbahagia untuk hidup barumu. Aku orang yang terbuang, lebih cocoknya yang tersingkir. Teman baik mungkin tidak ada lagi, tetapi bagiku kenangan indah bersama teman baikku, Nuni akan selalu kukenang.
Selamat menempuh hidup baru Nuni dan pasangan, aku ikut berbahagia untuk hari besarmu. Salam dan peluk hangat dariku untuk “teman baik” yang hari ini menempuh langkah baru di hari penuh kebahagiaan.
